BREAKING NEWS
Showing posts with label Rumah Jakarta Pusat. Show all posts
Showing posts with label Rumah Jakarta Pusat. Show all posts

Wednesday, May 29, 2013

KPR Syariah Dianggap Lebih Menguntungkan

KPR Syariah Lebih Menguntungkan
Pilih syariah atau konvensional? Pertanyaan ini akan sering muncul saat mengajukan Kredit Kepemilikan rumah (KPR). Anda tahu keuntungannya jika memilih KPR dari bank syariah? Banyak keluarga memilih untuk mengajukan KPR, walau terkadang tingkat suku bunga KPR yang digunakan tiba-tiba akan meningkat mengikuti suku bunga di pasaran. Tentunya, pelonjakan suku bunga yang tidak bisa dipastikan akan membuat Anda khawatir.

Saat ini, sudah ada sistem pembiayaan angsuran KPR yang fix to fix dari awal pinjaman sampai akhir kreditnya. KPR fix to fix dapat Anda peroleh di bank-bank berlabel syariah. Lalu, apa bedanya dengan bank konvensional?

Perbedaan pokok antara KPR konvensional dengan syariah terletak pada akad jual belinya. Pada bank konvensional, kontrak KPR-nya didasarkan pada suku bunga yang ada dan tentu yang sifatnya bisa fluktuatif. Sementara KPR syariah bisa dilakukan dengan beberapa pilihan akad alternatif sesuai dengan kebutuhan nasabah, diantaranya KPR iB Jual Beli (skema murabahah), KPR iB sewa (skema ijarah), KPR iB Sewa Beli (skema Ijarah Muntahia Bittamlik), dan KPR iB Kepemilikan Bertahap (musyarakah mutanaqisah). Adapun yang banyak ditawarkan oleh bank syariah adalah skema jual beli (skema murabahah).

"Skema jual beli murabahah adalah jual-beli antara bank dan nasabah, di mana pihak bank syariah akan membeli rumah yang diinginkan nasabah sebesar harga rumah tersebut kemudian menjualnya kepada nasabah dengan harga yang telah ditambah margin keuntungan yang disepakati," ungkap Luna Customer Service Bank Negara Indonesia Syariah di Fatmawati.

Harga jual rumah yang menggunakan KPR syariah ditetapkan di awal ketika nasabah menandatangani perjanjian pembiayaan jual beli rumah, dengan angsuran tetap hingga berakhirnya masa kontrak pembiayaan. Skema jual beli ini memberi kepastian jumlah angsuran yang harus dibayar oleh nasabah setiap bulan.

"Jika memilih jangka waktu 10 tahun untuk angsuran, maka margin tetapnya 7,57 persen dari awal sampai akhir," tambahnya.

Jadi, Anda tidak akan dipusingkan dengan masalah naiknya angsuran apabila terjadi kenaikan suku bunga di pasaran. Hal itu karena besarnya nilai angsuran tetap akan sama sampai masa angsuran selesai karena margin yang pasti.

Friday, April 19, 2013

8 Tip Dahsyat Memulai Bisnis Kontraktor Perumahan

Jasa Renovasi Rumah dan Kantor
 Merintis usaha perumahan atau menjadi developer itu gampang-gampang susah. Selain modal, juga diperlukan ketekunan, kejelian, inovasi, dan sistem pemasaran yang baik. Tapi perlu diingat, bisnis properti di Indonesia saat ini sedang berada di puncak. Prospeknya masih sangat cerah dengan mempertimbangkan data dan fakta bahwa kebutuhan hunian tinggal masih terus berkembang. Berikut disampaikan delapan tips untuk merintis bisnis developer.

Tips 1 :

Belajar dari buku-buku, seminar, kursus, dan berbicara dengan pengembang properti lainnya.

Segala sesuatu ketika kita akan memulai usaha apapun pasti harus di cari info dan ilmunya terlebih dahulu. Oleh karena itu mulailah dengan membaca referensi yang berkaitan dengan bisnis developer, diantaranya buku the property developer dimana di sana dibahas sangat lengkap dan mengajarkan step by step bagi pemula. Ingin tau ttg ebooks the property developer ? klik disini

Jalin silaturahmi dengan teman-teman yang sudah menjalani bisnis ini. Ambil ilmu dan informasi dari mereka sebanyak-banyaknya, sehingga bisa dijadikan acuan kita untuk melangkah ke depan.

Gabung dengan komunitas bisnis properti seperti PU (property university), PKP (perguruan kungfu property), milis properti (yukbisnisproperti)

Tips 2 :

Tak ada salahnya melihat apa yang pengembang properti lainnya lakukan. ATM = amati, tiru, modifikasi. Prinsip ini saya rasa sudah banyak yang menerapkan. karena manusia hidup di dunia ini pada dasarnya adalah meniru yang sudah ada. Begitupun dengan bisnis developer ini, sering-seringlah main atau kunjungi perumahan-perumahan yang sudah ada, amati kelebihan mereka apa, cari informasi penjualan mereka sold out berapa lama, bangunan rumah yang paling banyak di sukai konsumen seperti apa, sehingga hal ini akan menambah referensi kita ketika akan membuat sebuah perumahan.

Tips 3 :

Jangan trendsetter – mengembangkan apa yang menjual, bukan apa yang Anda sukai. Buatlah perumahan yang sesuai dengan permintaan pasar, jangan yang anda suka. Karena rumah itu untuk konsumen bukan untuk kita. targeting & segmentasi pasar betul-betul harus di perhatikan, Siapa sasaran kita? konsumen seperti apa pasar kita? sehingga hal ini akan berpengaruh kepada harga jual, type rumah, sistem pemasaran dan lain sebagainya.

Tips 4 :

Pahami rencana pembangunan daerah di mana Anda sedang membangun. Setiap pemerintah daerah yang berbeda memiliki peraturan yang berbeda.

Cari informasi mengenai peraturan yang berlaku di daerah yang akan kita kembangkan. Setiap daerah memiliki kebijakan berbeda, oleh karena itu ketika sudah menemukan lokasi yang cocok, segera cari informasi mengenai perizinan dan kebiasaan yang berlaku di daerah tersebut. Hal ini untuk memudahkan langkah kita ke depannya. Misalnya mulai dari izin warga, IMB, IPPT, dll.

Tips 5:

Manfaatkan bank Anda atau dana lain yang terlibat dalam setiap tahap perkembangan Anda. Cari relasi sebanyak-banyaknya, baik dengan bank, mulailah membangun jaringan. memang memulai kerjasama dengan bank tidak mudah, tapi bukan berarti tidak mungkin, oleh karena itu harus di awali dengan proyek pertama. Jika proyek pertama ini berhasil, maka kerjasama pasti akan berlanjut ke proyek-proyek selanjutnya. create your brand-buat nama baik anda di bank sehingga hal ini akan memudahkan link ke depannya.

Tips 6:

Pastikan Anda memiliki cukup uang untuk menutupi bunga dan biaya lainnya selama 12 sampai 15 bulan antara membeli tanah dan menjual atau menyewakan properti.

Tips 7 :

Apakah dana yang tersedia untuk menutupi kejadian tak terduga dan penundaan. DI sini cashflow yang bermain. Masalah keuangan adalah masalah yg harus terus di pantau karena semuanya berkaitan dengan dan. Mulai pembayaran ke kontraktor, investor, pembayaran tanah, penggajian karyawan, dsb.

Tips 8 :

Tips yang terakhir adalah action ... action ... dan action.. karena proyek pertama tak akan ada jika tidak di mulai dari sekarang. so... tunggu apalagi, keep moving & semangat. (bn/dari berbagai sumber)
 
Back To Top
Copyright © 2014 Developer Property | Investment Spesialist | Rumah dan Tanah Di Sekitar JaBoDeTaBek. Designed by OddThemes | Distributed By Blogger Templates20